UCWeb, perusahaan global penyedia perangkat lunak
dan layanan internet mobile, hari ini mengumumkan bahwa produk unggulan
UC Browser telah mencapai posisi nomor satu di Indonesia, berdasarkan
data yang didapat dari StatCounter. Hal ini menggambarkan satu lagi
pembuktian dari komitmen perusahaan untuk membantu lebih banyak orang di
seluruh dunia menikmati kenyamanan berinternet yang tanpa hambatan dari
sebuah ponsel. Berdasarkan
StatCounter, UC Browser
yang memiliki 28.51% pangsa pasar pada Maret 2015 telah menjadi mobile
browser terpopuler di Indonesia, negara urutan keempat dengan jumlah
penduduk terpadat di dunia.
Peluncuran
UC Browser for Android
dalam bahasa Indonesia di tahun 2012 menjadi momentum bagi UCWeb untuk
memulai perjalanan di Indonesia. Sejak saat itu, popularitas browser ini
pun semakin meningkat dengan pasti. Dalam setahun belakangan ini, UC
Browser menjadi salah satu dari hanya dua browser di Indonesia yang
mengalami pertumbuhan berdasarkan data pada StatCounter. Selain menjadi
pemimpin di pangsa pasarnya, UC Browser pun terus menempati posisi nomor
dua sebagai aplikasi yang paling banyak diunduh melalui
Google Play Indonesia. Saat ini tercatat bahwa lebih dari 85% pengguna UC Browser di Indonesia adalah pengguna Android.

Berbicara mengenai pengembangan UC Browser di masa mendatang,
Jonathan Zhong, Head of UCWeb Indonesia mengatakan, "
Saat
ini kami sedang meningkatkan tenaga lokal yang mampu bekerjasama dalam
menghadapi pertumbuhan yang pesat ini. Pembentukan tim lokal kami kini
menjadi agenda yang penting. Terlepas dari itu, kami pun sedang mencari
lebih banyak lagi penyedia konten dan layanan lokal yang dapat bekerja
sama dengan kami, sehingga kami bisa menumbuhkan ekosistem yang
menguntungkan semua orang, lebih banyak pilihan bagi pengguna dan lebih
banyak mobile traffic bagi mitra kami."
Memanfaatkan Tren Penggunaan Smartphone Yang Semakin Tinggi
Meningkatnya
popularitas UC Browser di Indonesia dihasilkan oleh usaha keras dalam
melokalkan konten ke tuntutan pasar yang kurang terjamah, teknologi yang
memungkinkan pengalaman menjelajah internet dengan lebih cepat dan juga
meningkatnya penggunaan smartphone. Kompresi data dan akselerasi
cloud
adalah kedua teknologi yang UC Browser sangat kuasai dan telah
sepenuhnya disesuaikan dengan pasar Indonesia. Pengguna tidak hanya
dapat menghemat konsumsi data dan membuat mobile browsing yang lebih
terjangkau, tetapi juga secara signifikan mempercepat proses
loading halaman web dalam berbagai jaringan. Misalnya, dengan memanfaatkan
dedicated server, akselerasi
cloud, dan bahkan
plug in
khusus untuk memberikan akses lebih cepat ke Facebook. Selain itu UC
Browser bekerjasama dengan Facebook untuk menyediakan fitur notifikasi
real time
yang untuk pertama kalinya tersedia pada aplikasi di luar Facebook.
Dengan teknologi eksklusif yang dimiliki, UC Browser dapat memberikan
berbagai pengalaman dalam penggunaan mobile internet yang sebelumnya
tidak tersedia kepada para penggunanya.

Dalam
beberapa tahun terakhir terlihat pertumbuhan yang sangat pesat dalam
pengadaan smartphone di pasar Indonesia. IDC, lembaga riset marketing
melihat akan adanya pertumbuhan 20% pada tahun ini. Melihat peluang ini,
UC Browser pun menghadirkan beragam fitur seperti** Smart Downloader,
Video Player**, dan
Gesture support yang semuanya
ditujukan untuk memanfaatkan kecanggihan smartphone dan membuat
pengalaman mobile browsing semakin mudah dan tangkas.
Tidak hanya
itu, UC Browser menawarkan serangkaian konten dan layanan yang diseleksi
secara cermat untuk memenuhi kebutuhan pengguna lokal. Contohnya, sepak
bola adalah olahraga paling populer di Indonesia, dan UC Browser
menyediakan
UC Bola,
platform konten lengkap
di mana pengguna dapat memantau skor, berita terkini, statistik, foto,
video, dan lain-lain. Selain itu, UC Bola pun menghadirkan fitur
Comments yang unik, di mana semua penggemar bola dapat berinteraksi
dengan sesamanya di seluruh Indonesia secara instan selagi mengikuti
berita sepakbola. "
Pembuatan fitur ini terinspirasi oleh antusiasme masyarakat Indonesia yang sangat besar terhadap sepak bola," ujar Zhong.